Selasa, 22 Oktober 2013

Karangan Deduktif

MAAF


Maaf..” salah satu kata yang seringkali sulit diucapkan. Bila disuruh memilih, mungkin tak sedikit yang akan tetap cuek dibanding harus mengucapkan satu kata tersebut. Kalian mungkin sadar bahwa kalian memang salah, namun tingginya gengsi terkadang menjadi penghalang untuk sekedar meminta maaf.

Maaf..”, bukan sebuah kata itu yang akan menjadi masalah, tapi penyesalan yang akan datang nanti pada waktunya. Ketika tak ada lagi kesempatan untuk meminta maaf dan penyesalan tak lagi terelakkan, maka kalian akan merasa sangat kehilangan. Kehilangan orang-orang disekeliling yang telah kalian lukai hatinya. Sadar ataupun tidak.

Hal lain yang tak kalah sulitnya daripada mengucap kata maaf adalah memaafkan.  Memang bukan perkara mudah memaafkan orang lain yang telah menyakiti hatimu, melukai harga dirimu, atau bahkan melukaimu, namun semua tak akan sulit jika kamu ikhlas melakukannya. Ikhlas memaafkan juga bisa membuatmu terhindar dari salah satu penyakit hati yaitu dendam.

Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa (4:149)”.



p.s.
ini tulisan setengah curhat x)) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.